Rabu, 25 September 2013

Gejala Sinusitis dan Pencegahnya


Gangguan infeksi sinus pada anak terutama terjadi pada anak-anak yang menderita alergi. Anak yang sering mengalami gangguan infeksi sinus biasanya berusia di atas  5 – 7 tahun. Dalam jangka panjang gangguan infeksi sinus dapat mengakibatkan komplikasi sinusitis. 



Rongga sinus pada anak belum akan berkembang sepenuhnya sampai ia berusia 20 tahun. Namun, bukan berarti anak tidak mungkin menderita infeksi sinus. 

Walaupun masih berukuran kecil, sinus maxiliaris (dibelakang pipi) dan etmoid (diantara mata) telah ada sejak lahir. Setelah besar kemudian akan mulai terbentuk rongga sinus lainnya, yaitu rongga di dahi dan rongga di belakang tulang hidung. Sinus-sinus ini pun dapat terinfeksi.

Sinusitis pada anak lebih sulit di dideteksi karena anak sering mengalami infeksi saluran pernafasan.  Demikian pun dengan gejala sinusitisnya. Sinusitis pada anak harus segera diperiksa oleh dokter dan dilakukan perawatan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Rongga sinus yang sehat berisi udara dan sekresi (ingus) dari selaput lendirnya. Bila hidung tersumbat maka sekresinya menumpuk dan terperangkap bersama udara di dalam sinus dan menekan dinding rongga sinus sehingga menimbulkan rasa nyeri.

Salah satu gejala sinusitis adalah rasa nyeri di daerah dimana letak saluran sinus itu terinfeksi. Infeksi sinus frontalis menimbulkan nyeri di dahi. Nyeri pada rahang atas dan gigi merupakan gejala infeksi sinus maksilaris. Infeksi sinus etmoid menimbulkan rasa nyeri di antara kedua mata, rasa nyeri kalau pinggiran hidung disentuh, hidung tersumbat dan tidak dapat mencium. Gejala sinusitis lainnya adalah nafas berbau tidak sedap. 

Penanganan sinusitis pada anak yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter agar tidak terjadi komplikasi sinusitis. Biasanya dokter akan memeriksa dengan rontgen, CT Scan dan endoskopi agar diperoleh data yang lebih akurat.

Bila sinusitis terjadi pada anak anda, yang dapat Anda tangani adalah memperbanyak waktu istirahat anak, tidurkan dengan posisi miring sehingga memudahkan ia bernapas saat hidungnya tersumbat, beri minum air hangat yang cukup, kompres wajah anak dengan handuk hangat, berikan pelega hidung tetapi jangan lebih dari 3 hari, dan, last but not least, jaga kebersihan rumah dan lingkungan dari segala polusi.

  • Terdapat dahak di tenggorokan, seperti cairan dari hidung jatuh ke bawah rongga.
  • Hidung tersumbat dan gatal.
  • Terdapat bau tak sedap setiap kali bernapas.
  • Bersin-bersin.
Mengeluarkan ingus (sekret) berwarna putih kental. Kalau warna sekret sudah berwarna kekuningan atau bahkan kehijauan, maka kuman di dalam sekret sudah lebih banyak. Sedangkan sekret pada alergi berwarna putih, bening, dan cair.
Sakit kepala karena sekret di rongga sinus menekan ke kepala.

Kondisi yang dapat menyebabkan penyumbatan sinus adalah flu biasa, alergi rhinitis (pembengkakan pada lapisan hidung), polip hidung (pertumbuhan kecil di lapisan hidung), atau septum yang menyimpang (pergeseran di rongga hidung).





Pencegahan Penyakit Sinusitis

Sinus adalah gejala penyakit peradangan yang terjadi di bagian rongga sinus. Infeksi bakteri pada dinding membran sinus yang terlatak dibawah tulang tengkorak, diatas, dibelakang dan dibawah mata yang terhubung secara bersamaan denagn hidung dan saluran pembuangan. 



Masuknya virus atau bakteri pada dinding sinus  yang menyebabkan penyakit sinusitus. Biasanya sinus berisi udara, tetapi ketika sinus tersumbat dan berisi cairan maka kuman bakteri, virus dan jamur dapat berkembang dan menyebabkan infeksi.
Anda menderita sinusitis kronis parah, steroid oral mungkin diresepkan untuk mengurangi peradangan, hanya jika obat lain tidak berhasil. Antibiotik akan diresepkan untuk infeksi bakteri yang ditemukan pada sinus (antibiotik tidak efektif melawan infeksi virus). 

Makanan pedas dapat membuat sinus yang tersumbat dahak terbuka. Bahan kimia kapsin yang terkandung dalam cabai akan merangsang saraf-saraf dimulut dan tenggorokan sehingag memacu hidung mengeluarkan sinus. Oleh karena itu sewaktu kepedasan ingus sering keluar dari hidung. 

Gejala penyakit sinusitis yaitu :
Keluarnya cairan atau lendir dari hidung dan tenggorokan
Nyeri pada wajah
Sakit Kepala
 Demam
Kelelahan
Pemeriksaaan X-ray pada area sinus dapat dilakukan untuk penengakkan diagnosis dan aspek pengobatan
Pengobatan tradasional Penyakit Sinusitis: 
Resep I 
  1. Bahan-Bahan : 5gr jahe, 2 batang daun bawang putih, 7 gr sambiloto
  2. Cara membuat : Semua bahan direbus dengan air secukupnya hingga mendidih, tambahkan madu secukupnya dan kemudian diaduk rata selagi hangat.
  3. Cara memakai: Diminum setiap hari sesudah makan 3 kali sehari. 

Resep II 
 
  1. Bahan-bahan : 5gr daun mint, 5 grm jahe, air 250 cc
  2. Cara membuat: Semua bahan dicampur dan direbus dengan air hingga mendidih setelah itu disaring.
  3. Cara memakai: Airya diminum kepada anak hangat-hangat kuku. 

Tenggorokan dilapisi oleh selaput lendir yang berfungsi menghalau benda asing yang masuk. Jika da benda asing masuk kedalam tenggorokan dan merangsang selaput lendir maka akan terjadi iritasi atau peradangan pada saluran bronchi atau bagian lain dari sistem pernapasan sehingag memicu batuk. Adanya penyakit lainnya seperti radang tenggorokan yang menimbulkan batuk. 

Rasa gatal pada tenggorokan yang disertai rangsangan pengeluaran bunyi yang keras. Secara umum disebabkan oleh virus bakteri, dan jamur penyebarannya terjadi dari melalui batuk dan penderita. Sinusitis memiliki saluran pembuangan yang terlalu kecil dan menampung hasil sekresi sinus dapat juga terkena sinusitis. 

Sinusitis adalah penyakit yang terjadi didaerah sinusitis. Sinusitis sendiri rongga udara yang terdapat diarea wajah yang terhubung dengan hidung. Fungsi rongga sinus sendiri adalah untuk menjaga kelembapan hidung dan menjaga pertukaran udara didaerah hidung. Bila mengenai beberapa sinus disebut pansinusitis. Yang paling sering ditemukan adalah sinusitis maksilaris dan sinusitis etmoid. 

Didalam rongga sinus terdapat lapisan yang terdiri dari bulu-bulu halus yang disebut dengan cilia. Fungsi cilia ini adalah untuk mendorong lendir yang diproduksi didalam sinus menuju kesaluran pernapasan. 

Gerakan cilia mendorong lendir ini berguna untuk membersihkan saluran nafas dari kotoran maupun organisme yang mungkin ada.
Ketika lapisan rongga sinus ini membengkak maka cairan lendir yang ada tidak bergerak keluar dan terperangkap didalam rongga jadi sinusitis terjadi apabila terdapat peradangan didaerah lapisan rongga sinus yang menyebabkan lendir terperangkap di rongga sinus dan menjadi tempat tumbuhnya bakteri. 

Sinusitis terbagi menjadi 2 bagian yaitu:
  1. Sinusitis akut : Gejala yang dirasakan selama 2-8 minggu
  2. Sinusitis Kronis : Biasanya gejala dirasakan lebih dari 8 minggu.  


Cara Pencegahan Sinusitis

Infeksi sinusi sinusitis, sakit gigi atau rahang dapat menyebabkan timbulnya nyeri kepala. Bahkan beberapa penyakit seperti radang selaput otak, tumor otak, infeksi maupun kelainan pada bidang THT sering disertai nyeri kepala
.
Sinusitus dapat diatasi dengan pemberian antibiotik oleh dokter. Pencegahan dapat dilakukan dengan menghindari faktor-faktir yang menyebabkan sinusitis. 



SAR (severa acute respiratory syndrome)
SARS adalah penykit saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh virus. Gejala penyakit ini adalah skait kepala, demam tinggi lebih dari 38 Celcius, batuk-batuk, susah bernafas, tenggorokan, gatal, lesu, dan nyeri tubuh. 

SARS disebabkan oleh virus yang disebut associated coronavirus penyakit menular. Penularan dapat terjadi melalui kontak langsung antara penderita dan orang yang sehat. 

Penularan juga dapat terajdi malalui benda-benda yang terkontaminasi dengan ludah dari penderita SARS dan mengenai mata, hidung, atau mulut orang sehat. 

Jika mengalami suhu >38 Celsius disertai dengan batuk atau kesulitan bernafas segera ke dokter untuk dapat pengobatan dan perawatan lebih awal. 

Pencegahan dilakukan denagn menghindari kontak langsung baik dengan penderita SARS maupun benda-benda yang terkontaminasi ludah penderita SARS. Selain itu hindari berkunjung ke daerah-daerah yang sedang terjangkit wabah SARS. 

Gejala dan Penyakit Sinusitis
  • Sinus disekitar ronga hidung, dahi, mengalami peradangan .
  • Rasa sakit di sinus, pilek atau batuk lama, riak lendir kehijauan berbau.
  • Nyeri kepala.
Faktor penyebab Sinusitis
  • Perubahan zat kimia yang tidak diketahui penyebabnya pada sekresi kelenjar kudah
  • Infeksi dan luka kelenjar ludah.
Sinusitis maksila banyak sekali dijumpai mengingat faktor drainase yang kurang baik karena ostium terletak di dekat atap dan posisi ostium yang lebih rendah dibanding ostium sinus yang lainnya. Penyakit sinusitis juga dapat terjadi akibat infeksi akut yang tidak diobati dan adanya faktor keradangan pada gigi. 

Gejala penyakit sinusitis ini tidak begitu jelas banyak tanda-tanda sehingga sering kali tidak diperhatikan penderita. Keluhan yang paling banyak dikemukakan adalah sekret hidung yang mukopurulen dan berbau. Penderita sinusitis terkadaing juga mengeluh bau hidung. 

Sinus yang sakit akan tampak gelap.Pada foto posisi water tampak adanya udem mukosa atau cairan dalam sinus.Jika cairan tidak penuh maka tampak gambaran air fluid level. 

Pengobatan sinusitis maksila dalah mengeluarkan cairan yang ada dalam kavum sinus yaitu dengan cara irigasi. Irigasi dilakukan di meatus inferior denagn menggunakan alat disebut troicart. Terapi diatermi dialkukan apabila ada kelaianan masih berupa udem mukosa. 

Pengobatan penyakit sinusitis:
  • 7grm sambiloto, 5 jahe, 2 batang daun bawang putih, direbus semua bahan dengan air secukupnya hingga mendidih setelah itu tambahkan madu secukupnya kemudian aduk hingga rata, lalu diminum kepada anak.
  • 40gr lidah buaya dikupas kulinya, 10 gr kunyit, 2 lembar daun sirih direbus semua bahan dengan menggunakan air 400 cc hinga tersisa 200 cc. Airnya diminumkan kepada anak saat masih hangat.
  • 5 kuntum bunga cempaka putih, 5 gr daun mint, 5grm jahe, direbus dengan 250 cc air hingga mendidih setelah itu disaring dan diminumkan kepada sianak selagi masih hangat.