Sinus adalah
gejala penyakit peradangan yang terjadi di bagian rongga sinus. Infeksi bakteri
pada dinding membran sinus yang terlatak dibawah tulang tengkorak, diatas,
dibelakang dan dibawah mata yang terhubung secara bersamaan denagn hidung dan
saluran pembuangan.
Masuknya
virus atau bakteri pada dinding sinus
yang menyebabkan penyakit sinusitus. Biasanya sinus berisi udara, tetapi
ketika sinus tersumbat dan berisi cairan maka kuman bakteri, virus dan jamur
dapat berkembang dan menyebabkan infeksi.
Anda
menderita sinusitis kronis parah, steroid oral mungkin diresepkan untuk
mengurangi peradangan, hanya jika obat lain tidak berhasil. Antibiotik akan
diresepkan untuk infeksi bakteri yang ditemukan pada sinus (antibiotik tidak
efektif melawan infeksi virus).
Makanan
pedas dapat membuat sinus yang tersumbat dahak terbuka. Bahan kimia kapsin yang
terkandung dalam cabai akan merangsang saraf-saraf dimulut dan tenggorokan
sehingag memacu hidung mengeluarkan sinus. Oleh karena itu sewaktu kepedasan
ingus sering keluar dari hidung.
Gejala
penyakit sinusitis yaitu :
Keluarnya
cairan atau lendir dari hidung dan tenggorokan
Nyeri pada
wajah
Sakit Kepala
Demam
Kelelahan
Pemeriksaaan
X-ray pada area sinus dapat dilakukan untuk penengakkan diagnosis dan aspek
pengobatan
Pengobatan
tradasional Penyakit Sinusitis:
Resep I
- Bahan-Bahan : 5gr jahe, 2 batang daun bawang putih, 7 gr sambiloto
- Cara membuat : Semua bahan direbus dengan air secukupnya hingga mendidih, tambahkan madu secukupnya dan kemudian diaduk rata selagi hangat.
- Cara memakai: Diminum setiap hari sesudah makan 3 kali sehari.
Resep II
- Bahan-bahan : 5gr daun mint, 5 grm jahe, air 250 cc
- Cara membuat: Semua bahan dicampur dan direbus dengan air hingga mendidih setelah itu disaring.
- Cara memakai: Airya diminum kepada anak hangat-hangat kuku.
Tenggorokan
dilapisi oleh selaput lendir yang berfungsi menghalau benda asing yang masuk.
Jika da benda asing masuk kedalam tenggorokan dan merangsang selaput lendir
maka akan terjadi iritasi atau peradangan pada saluran bronchi atau bagian lain
dari sistem pernapasan sehingag memicu batuk. Adanya penyakit lainnya seperti
radang tenggorokan yang menimbulkan batuk.
Rasa gatal
pada tenggorokan yang disertai rangsangan pengeluaran bunyi yang keras. Secara
umum disebabkan oleh virus bakteri, dan jamur penyebarannya terjadi dari
melalui batuk dan penderita. Sinusitis memiliki saluran pembuangan yang terlalu
kecil dan menampung hasil sekresi sinus dapat juga terkena sinusitis.
Sinusitis
adalah penyakit yang terjadi didaerah sinusitis. Sinusitis sendiri rongga udara
yang terdapat diarea wajah yang terhubung dengan hidung. Fungsi rongga sinus
sendiri adalah untuk menjaga kelembapan hidung dan menjaga pertukaran udara
didaerah hidung. Bila mengenai beberapa sinus disebut pansinusitis. Yang paling
sering ditemukan adalah sinusitis maksilaris dan sinusitis etmoid.
Didalam
rongga sinus terdapat lapisan yang terdiri dari bulu-bulu halus yang disebut
dengan cilia. Fungsi cilia ini adalah untuk mendorong lendir yang diproduksi
didalam sinus menuju kesaluran pernapasan.
Gerakan
cilia mendorong lendir ini berguna untuk membersihkan saluran nafas dari
kotoran maupun organisme yang mungkin ada.
Ketika
lapisan rongga sinus ini membengkak maka cairan lendir yang ada tidak bergerak
keluar dan terperangkap didalam rongga jadi sinusitis terjadi apabila terdapat
peradangan didaerah lapisan rongga sinus yang menyebabkan lendir terperangkap
di rongga sinus dan menjadi tempat tumbuhnya bakteri.
Sinusitis
terbagi menjadi 2 bagian yaitu:
- Sinusitis akut : Gejala yang dirasakan selama 2-8 minggu
- Sinusitis Kronis : Biasanya gejala dirasakan lebih dari 8 minggu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar